Fokus Performa Apik Bersama Racing Bulls di Formula 1
Di tengah performa impresifnya sepanjang musim 2026, Liam Lawson memilih untuk tidak ambil pusing dengan spekulasi kontrak barunya. Langkah kaki sang pembalap asal Selandia Baru ini mulai digoyang oleh rumor melejitnya performa junior Red Bull, Nikola Tsolov, yang tampil memukau di ajang Formula 2. Kendati demikian, Lawson menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini hanyalah memberikan hasil terbaik di lintasan.
Racing Bulls sendiri sukses mengukuhkan diri sebagai tim tercepat kelima di grid F1 dalam beberapa balapan terakhir berkat konsistensi Lawson menembus kualifikasi Q3. Pembalap berusia 24 tahun itu baru saja menyamai hasil terbaiknya musim ini dengan finis keenam di GP Inggris, sekaligus mengungguli rekan setimnya, Arvid Lindblad, dalam perolehan poin klasemen sementara.
Baca Juga
Menanggapi potensi ancaman dari Tsolov yang kini memimpin kejuaraan F2 dengan enam kemenangan, Lawson mengaku enggan terdistraksi sebelum jeda musim panas. "Jujur, itu bahkan bukan sesuatu yang saya pikirkan saat ini. Jeda musim panas nanti jelas menjadi momen di mana segala hal akan dipertimbangkan secara matang, dan kami masih memiliki beberapa balapan lagi sebelum itu," ungkap Lawson saat ditemui di Silverstone.
Tambahan poin dari GP Inggris membuat pundi-pundi poin Lawson melonjak menjadi 39 poin, melampaui total pencapaiannya sepanjang musim 2025 lalu. Performa klinis ini menjadi pembuktian krusial bagi karier Lawson setelah sempat mengalami masa sulit dalam debut singkatnya bersama Red Bull Racing tahun lalu.