Klausul Kontrak Aktif, Max Verstappen Dilirik McLaren?
Juara dunia empat kali, Max Verstappen, memilih untuk tidak berkomentar mengenai spekulasi masa depannya di Formula 1. Hasil minor di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini dilaporkan telah mengaktifkan klausul keluar dalam kontraknya bersama Red Bull Racing. Jika performa tim terus merosot menjelang jeda musim panas, pembalap asal Belanda ini memiliki hak penuh untuk menyudahi kerja samanya lebih cepat pada akhir musim nanti.
Rumor yang beredar di paddock menyebutkan bahwa Verstappen bisa mengaktifkan klausul tersebut jika ia berada di luar posisi dua besar klasemen saat jeda musim panas. Saat ini, Verstappen terpuruk di peringkat ketujuh dan tertinggal 78 poin dari puncak klasemen. Kegagalannya finis di GP Inggris akibat kerusakan sayap belakang pada lap 48 semakin memperparah situasi internal tim yang sudah memanas sejak awal tahun.
Baca Juga
Ketika didesak mengenai masa depannya, pembalap berusia 28 tahun itu memberikan jawaban dingin. "Saya tidak akan mengatakan apa pun tentang hal itu saat ini, rasanya tidak adil jika harus berkomentar sekarang," ujar Verstappen. Alih-alih Mercedes yang selama ini gencar mendekatinya, Verstappen kini justru santer dikabarkan sedang menjalin komunikasi intensif dan berada di tahap akhir negosiasi dengan McLaren untuk menggantikan posisi Oscar Piastri.
Kendati klausul hengkang tersebut sudah aktif dan bisa digunakan kapan saja, pihak manajemen Verstappen menegaskan bahwa komitmen utama mereka masih bersama tim banteng merah. Sang manajer, Raymond Vermeulen, sempat menyatakan bahwa mereka menghormati kontrak hingga 2028 dan ingin Verstappen meraih kesuksesan di sini, namun situasi di lintasan yang terus memburuk diyakini bisa mengubah segalanya dalam beberapa pekan ke depan.