Ikatan Emosional dan Urusan Keluarga Buka Jalan Martinez ke Skotlandia
Petualangan Roberto Martinez di dunia racik strategi tampaknya tidak akan menganggur terlalu lama. Juru taktik asal Spanyol berusia 52 tahun tersebut gagal membawa Cristiano Ronaldo dan kolega melangkah jauh di Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan Spanyol di babak 16 besar. Kini, namanya mencuat sebagai kandidat utama untuk menakhodai tim nasional Skotlandia yang sedang mencari pengganti Steve Clarke setelah tersingkir di fase grup.
Ketertarikan Federasi Sepak Bola Skotlandia terhadap Martinez ternyata bukan cuma soal taktik di lapangan hijau, melainkan ada faktor kedekatan emosional yang kuat. Mantan pelatih Belgia ini pernah merumput bersama klub Skotlandia, Motherwell, pada awal tahun 2000-an. Di negara inilah Martinez bertemu dengan belahan jiwanya yang kini menjadi istrinya, sehingga kembali menetap di sana bukanlah hal yang sulit baginya.
Baca Juga
Peluang Martinez untuk menukang Scotland kian terbuka lebar setelah target buruan utama mereka, Ange Postecoglou, memilih pelabuhan lain. Mantan manajer Tottenham Hotspur itu memutuskan untuk hijrah ke Arab Saudi dan menandatangani kontrak dengan Al-Nassr. Menariknya, klub kaya raya Timur Tengah tersebut sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan nama Martinez sebelum akhirnya mereka resmi mengamankan jasa Postecoglou.
Kendala terbesar yang dihadapi untuk meresmikan kesepakatan ini adalah masalah finansial, terutama menyangkut besaran gaji sang pelatih. Gaji Martinez selama menukangi timnas Portugal terhitung sangat tinggi dan berada di luar jangkauan anggaran Federasi Skotlandia saat ini. Sebagai solusi, pihak federasi dilaporkan tengah mencari suntikan dana dari investor luar, meniru langkah sukses Federasi Sepak Bola Amerika Serikat saat mendaratkan Mauricio Pochettino.