Kegagalan Sayap Belakang RB22 Mengancam Keselamatan Verstappen
Nasib sial kembali menimpa Max Verstappen saat bertekad mengamankan podium ketiganya musim ini di Sirkuit Silverstone. Pembalap asal Belanda itu harus menyudahi balapan lebih cepat di area gravel setelah bagian belakang mobilnya kehilangan kendali saat memasuki tikungan cepat Stowe. Investigasi awal menunjukkan bahwa sayap belakang mobil RB22 miliknya gagal menutup sempurna saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Insiden ini menjadi pukulan telak mengingat kejadian serupa juga sempat dialaminya saat sesi kualifikasi di Austria. Verstappen bahkan tidak bisa menyembunyikan kemarahannya dan menyebut situasi ini mulai membahayakan keselamatan dirinya di lintasan. Dua kali beruntun mengalami kegagalan mekanis di area krusial membuat juara dunia tersebut merasa sangat beruntung tidak mengalami cedera serius.
Baca Juga
Merespons rasa frustrasi pembalap utamanya, Laurent Mekies yang hampir setahun menjabat sebagai bos tim menegaskan bahwa keluhan Verstappen sangat valid. Mekies menyatakan bahwa sangat memalukan bagi tim ketika harus melihat pembalap mereka terlempar ke pembatas trek akibat kegagalan komponen mobil. Pihak manajemen berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kesalahan mematikan ini tidak terulang untuk ketiga kalinya.
Meski enggan membeberkan detail mekanis kepada publik, Red Bull mengklaim telah mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan kerusakan sayap tersebut. Evaluasi mendalam kini difokuskan pada sektor aerodinamika belakang menjelang balapan berikutnya. Spekulasi mengenai masa depan Verstappen pun mulai memanas di paddock, dengan rumor kepindahannya ke McLaren untuk musim 2027 yang kian berembus kencang.