Protes Keras Duo Juara Dunia Terhadap Parade Mobil LEGO F1
Juara dunia bertahan Max Verstappen secara terbuka menyuarakan ketidakpuasannya terhadap konsep 'balapan LEGO' yang menggantikan tradisi parade pembalap konvensional. Formula 1 memutuskan untuk membawa kembali event ini di Silverstone setelah pertama kali diuji coba dan menuai popularitas di GP Miami musim lalu.
Dalam format unik ini, sebanyak 22 pembalap diwajibkan mengendarai mobil mini yang dirakit dari 28.000 balok LEGO dengan kecepatan yang dibatasi hingga 25 km/jam. Hamilton sebelumnya sempat menyatakan keraguannya untuk berpartisipasi dan menyebut aksi saling tabrak antar pembalap di dalam mobil mainan tersebut sebagai salah satu momen paling berbahaya.
Baca Juga
Verstappen menilai bahwa F1 seharusnya mempertahankan tradisi lama menggunakan truk terbuka untuk menyapa para penggemar di sirkuit secara profesional. Pembalap Red Bull tersebut menegaskan bahwa dirinya lebih memilih bermain LEGO di rumah bersama anak-anak daripada harus terlihat seperti badut yang saling menabrakkan diri.
Meskipun mendapat penolakan keras dari para pembalap papan atas, proyek ambisius ini tetap berjalan setelah menghabiskan waktu pembuatan hingga 6.400 jam di pabrik Kladno, Republik Ceko. Di sisi lain, pembalap Cadillac Valtteri Bottas justru mengaku antusias melakoni debutnya dalam parade unik ini setelah absen pada edisi sebelumnya.