Ancaman Nyata Racing Bulls bagi Alpine di Klasemen F1
Pembalap muda Alpine, Franco Colapinto, mengungkapkan kekhawatirannya setelah menyelesaikan sesi Sprint Race di Sirkuit Silverstone di posisi ke-12. Performa impresif yang ditunjukkan oleh tim satelit Red Bull tersebut dinilai menjadi sinyal bahaya bagi timnya dalam perebutan poin krusial.
Meskipun sempat melakukan start yang luar biasa dengan melewati empat mobil sebelum tikungan pertama, Colapinto dan rekan setimnya, Pierre Gasly, akhirnya tak berdaya. Kedua jet darat Alpine itu perlahan disalip oleh barisan pembalap Racing Bulls yang memiliki ritme balap jauh lebih konsisten sepanjang balapan singkat tersebut.
Baca Juga
Pembalap asal Argentina itu secara blak-blakan menyebut sang rival tampil luar biasa. "Racing Bulls berada di kelas yang berbeda, mereka seolah punya daya cengkeram yang jauh lebih baik, seperti memakai ban lunak, ini benar-benar gila," ujar Colapinto saat menganalisis performa mobil lawan.
Hasil ini membuat Racing Bulls memangkas jarak menjadi hanya selisih 12 poin dari Alpine di klasemen konstruktor setelah Liam Lawson finis di posisi kedelapan. Kini, Colapinto langsung fokus mengevaluasi ketidakstabilan mobilnya demi bisa membuat langkah maju dan meraih hasil maksimal pada sesi kualifikasi utama.