Format Sprint Race dan Tantangan Kecepatan Tinggi F1 GP Inggris
Tur Eropa Formula 1 musim 2026 berlanjut ke seri kesembilan yang akan digelar di sirkuit legendaris Silverstone, Inggris. Setelah balapan sengit di Austria yang dimenangi oleh George Russell, fokus para pembalap kini beralih ke lintasan yang terkenal dengan karakter cepat dan menguras fisik ini. Seri ini juga kembali menggunakan format Sprint Race yang dipastikan menambah tensi persaingan sejak hari pertama.
Rangkaian aksi di lintasan akan dimulai pada Jumat, 3 Juli, dengan sesi latihan bebas pada pukul 08:30 waktu setempat, disusul kualifikasi Sprint pada pukul 12:30. Hari Sabtu akan menyajikan balapan Sprint pada pukul 08:00 sebelum para pembalap memperebutkan posisi start utama pada sesi kualifikasi pukul 12:00. Balapan utama sepanjang 52 putaran sendiri bakal memuncak pada hari Minggu, 5 Juli, mulai pukul 11:00.
Baca Juga
Sirkuit Silverstone yang memiliki panjang lintasan 5.891 kilometer ini merupakan salah satu trek paling bersejarah karena menjadi tuan rumah GP pertama Formula 1 pada tahun 1950. Tikungan ikonik seperti Maggotts, Becketts, dan Abbey menuntut stabilitas mobil yang luar biasa pada kecepatan tinggi. Lewis Hamilton masih memegang rekor catatan waktu lap tercepat di sirkuit ini dengan torehan 1 menit 27.369 detik yang dicetaknya pada musim 2019.
Bagi pembalap muda Argentina, Franco Colapinto, balapan kali ini menjadi momentum penting untuk bangkit setelah hanya mampu finis di posisi ke-15 pada seri sebelumnya. Mengemudikan jet darat milik tim Alpine, Colapinto bertekad tampil habis-habisan demi membawa pulang poin penting di tengah ketatnya persaingan papan tengah yang semakin dinamis menjelang paruh musim.