Menanti Sihir Rayan Cherki yang Terpinggirkan di Bench Prancis
Pemain berbakat berusia 22 tahun ini belum juga menemukan performa terbaiknya di tanah Amerika. Padahal, sebelum turnamen dimulai, mantan penggawa Lyon itu sempat memamerkan aksi individu berkelas saat mengecoh Seko Fofana dalam laga uji coba melawan Pantai Gading di Nantes. Gocekan dua sentuhan magisnya kala itu digadang-gadang menjadi sinyal bahwa ia akan menjadi pilar penting Les Bleus di kejuaraan dunia ini.
Namun realitas di lapangan justru berbicara lain bagi sang gelandang kreatif. Meski selalu terlibat dalam tiga pertandingan fase grup timnas Prancis, Cherki tercatat hanya mengumpulkan 50 menit bermain yang tersebar di New York, Philadelphia, dan Boston. Alih-alih menjadi pembeda di lapangan hijau, sorotan terhadap dirinya justru lebih banyak datang dari aktivitas media sosial, seperti momen jenaka di atas mobil golf bersama Michael Olise atau kebersamaannya dengan Erling Haaland.
Baca Juga
Asisten pelatih dan rekan setimnya menegaskan bahwa kualitas sang pemain tidak perlu diragukan dan ia selalu siap memberikan yang terbaik saat dibutuhkan. Potensi besarnya sempat terlihat lewat sebuah umpan lambung genius kepada Kylian Mbappe di menit ke-80 saat melawan Irak, meski sayangnya peluang emas tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Cherki yang masuk dalam nominasi pemain muda terbaik Liga Inggris musim ini sebenarnya memiliki modal besar untuk meledak di turnamen akbar ini.
Prancis kini bersiap menghadapi babak 32 besar yang menjadi regulasi baru dalam format kompetisi dengan 48 tim peserta ini. Dengan perjalanan turnamen yang masih panjang, Cherki memiliki waktu dan kesempatan terbuka untuk membuktikan sesumbar awalnya yang ingin 'melibas semua lawan' di turnamen ini dan keluar dari bayang-bayang bangku cadangan.