Langkah Strategis Hapoel Jerusalem di EuroCup
Hapoel Jerusalem bergerak cepat dalam bursa transfer dengan mengumumkan kesepakatan resmi bersama Devontae Cacok. Pebasket berposisi forward/center asal Amerika Serikat ini diikat kontrak jangka panjang yang akan membuatnya bertahan di klub hingga akhir musim 2027-2028.
Sebelum berlabuh ke Hapoel, pemain berusia 29 tahun ini menorehkan performa impresif bersama Murcia. Cacok tercatat membukukan rata-rata 11,4 poin dan 5,1 rebound di Liga Spanyol, serta tampil lebih tajam di FIBA Europe Cup dengan torehan 12,5 poin dan 6,3 rebound per pertandingan.
Baca Juga
Kehadiran Cacok membawa mental juara ke dalam skuad Hapoel Jerusalem mengingat dirinya pernah merengkuh cincin juara NBA bersama Los Angeles Lakers pada tahun 2020 lalu. Selain berpengalaman di NBA bersama San Antonio Spurs, ia juga sempat mencicipi ketatnya persaingan kompetisi Eropa saat berseragam CSKA Moscow dan Virtus Bologna.
Selain rumor kepindahan Cacok, atmosfer bola basket Eropa juga diramaikan oleh Neptunas Klaipeda yang sukses mendatangkan Yannick Franke selama satu musim. Penggawa timnas Belanda tersebut diproyeksikan menjadi mesin skor baru setelah tampil gemilang bersama Petkim Spor di Liga Turki dengan mengemas rata-rata 14,7 poin per gim.