Dukungan Emosional Di Maria untuk Campaz yang Terpuruk
Bintang sepak bola Argentina, Angel Di Maria, memberikan dukungan moril yang kuat kepada rekan setimnya di Rosario Central, Jaminton Campaz. Sang gelandang asal Kolombia tersebut menjadi sasaran kemarahan suporter hingga menerima ancaman serius setelah dinilai menjadi penyebab kegagalan negaranya melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 akibat gagal memanfaatkan peluang emas di laga krusial.
Momen pahit tersebut terjadi saat Kolombia menghadapi Swiss di babak 16 besar yang berakhir imbang tanpa gol di waktu normal. Pada babak perpanjangan waktu, tepatnya di menit ke-114, Campaz melepaskan tembakan yang meleset dari sasaran, padahal bola tersebut bisa menjadi gol penentu kemenangan. Kolombia akhirnya harus angkat koper lebih awal, memicu gelombang kritik pedas dan intimidasi di media sosial yang ditujukan langsung kepada pemain berusia 26 tahun itu.
Baca Juga
"Teruslah berjuang demi impianmu. Jangan biarkan siapa pun merenggut kegembiraan serta kebahagiaan yang telah kamu rasakan karena bisa bermain di Piala Dunia membela negaramu," tulis Di Maria melalui pesan emosional di akun media sosialnya. Mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu memang dikenal dekat dengan Campaz, bahkan sempat membantu sang pemain mempersiapkan mental sebelum turnamen akbar ini dimulai.
Akibat situasi keamanan yang memburuk, Campaz memutuskan untuk tidak ikut pulang ke Kolombia demi melindungi keselamatan diri dan keluarganya. Merespons intimidasi ini, Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) langsung mendesak pihak kejaksaan untuk mengusut tuntas dalang di balik ancaman tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada satu pun atlet yang layak menerima teror psikologis di luar lapangan hijau.