Teknologi Sensor FIFA Klaim Tidak Ada Benturan Bola
Kontroversi kembali mengguncang panggung Piala Dunia dalam laga perempat final antara Inggris dan Norwegia di Miami. Pada masa injury time babak pertama, sebuah momen janggal terjadi ketika bola dinilai berubah arah secara mendadak di udara sebelum akhirnya dikuasai Inggris dan berbuah gol penentu dari Jude Bellingham.
Sesuai regulasi resmi, pertandingan seharusnya dihentikan dan dilanjutkan dengan drop ball jika bola terbukti membentur benda asing di atas lapangan. Berdasarkan data sensor "Connected Ball" yang dirilis FIFA, grafik detak jantung bola tidak menunjukkan adanya lonjakan atau getaran saat melayang di udara, sehingga mereka menyimpulkan tidak ada kontak fisik dengan kabel kamera.
Baca Juga
Bantahan resmi dari badan sepak bola dunia ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar dan pandit karena tayangan ulang video memperlihatkan pergerakan bola yang berbelok secara tidak wajar. Kejadian ini mengingatkan publik pada insiden serupa di kompetisi NFL musim lalu saat tendangan Will Reichard dianggap membentur kabel overhead namun liga menyebutnya sebagai "ilusi optik".
Kemenangan dramatis ini mengantarkan skuad Tiga Singa melaju ke babak semifinal, sementara kubu Norwegia harus pulang dengan kekecewaan mendalam akibat keputusan kontroversial yang tidak ditinjau ulang lewat VAR.