Duet Maut Austin Reaves dan Luka Doncic Jadi Masa Depan Lakers
Manajemen Los Angeles Lakers bergerak cepat di bursa transfer musim ini demi memenuhi ambisi juara dengan membangun tim di sekitar superstar mereka, Luka Doncic. Salah satu prioritas utama Doncic adalah mempertahankan Austin Reaves, guard andalan yang sempat membuat publik Los Angeles cemas karena menolak opsi perpanjangan kontrak awal demi menanti kepastian masa depannya.
Reaves akhirnya sepakat menandatangani kontrak maksimal senilai 185 juta dolar AS untuk durasi empat tahun ke depan, yang juga mencakup klausul opsi pemain (player option) pada musim 2029-2030. Kesepakatan bernilai fantastis ini memecahkan rekor baru sebagai nilai kontrak tertinggi dalam sejarah NBA untuk seorang pemain yang tidak terpilih melalui jalur NBA Draft (undrafted player).
Baca Juga
Pemain berusia 28 tahun tersebut menegaskan kesetiaannya pada publik Los Angeles dan membantah rumor bahwa dirinya hanya mengejar materi semata. "Saya ingin berada di sini, saya ingin menang, dan melakukan segalanya demi membantu organisasi ini menjadi lebih baik," ujar Reaves dalam wawancaranya bersama ESPN sebelum kesepakatan ini resmi diumumkan pihak klub.
Musim mendatang akan menjadi babak baru bagi Reaves karena ia harus memimpin Lakers tanpa kehadiran sang legenda LeBron James yang telah hengkang dari tim. Beban dan tanggung jawab Reaves dipastikan melonjak drastis, terutama untuk menjadi motor serangan utama andai Doncic terpaksa absen akibat cedera atau akumulasi istirahat sepanjang kompetisi bergulir.