Tantangan Pengembangan Hypercar Red Bull RB17
Desainer genius Formula 1, Adrian Newey, akhirnya memamerkan mahakarya terbarunya, Red Bull RB17, dalam sebuah sesi dinamis di Goodwood Festival of Speed. Proyek mobil khusus lintasan ini diakui Newey telah melewati masa inkubasi yang sangat panjang sejak coretan sketsa pertamanya dibuat pada liburan Natal tahun 2020 lalu.
Meski Newey kini telah menyeberang ke Aston Martin sebagai managing technical partner, ia tetap mengawal peluncuran mobil berperforma monster ini. Red Bull RB17 sendiri dipersenjatai dengan mesin 4,5 liter Cosworth V10 yang mampu memuntahkan tenaga lebih dari 1.200 tenaga kuda, dan raksasa otomotif tersebut hanya akan memproduksi mobil ini sebanyak 50 unit saja di dunia.
Baca Juga
Newey mengungkapkan bahwa mobil ekstrem ini sebenarnya belum sepenuhnya rampung karena masih ada beberapa sistem canggih yang belum dikalibrasi. "Saat ini suspensi aktifnya belum berfungsi, kipasnya baru sebatas mendinginkan dan belum menghasilkan downforce, beberapa sistem aktif lainnya juga belum disesuaikan karena mobil ini baru pertama kali berjalan tiga minggu lalu," ujar Newey usai menjajal trek sepanjang 1,16 mil tersebut.
Sebagai perancang legendaris, Newey mencoba menyuntikkan elemen-elemen terbaik dari sejarah kariernya di F1 ke dalam RB17, termasuk adaptasi sistem suspensi aktif ala mobil ikonik Williams FW14B musim 1992. Di sisi lain, fokus harian Newey kini langsung beralih bersama Aston Martin yang tengah dikejar tenggat waktu untuk merilis paket pembaruan besar pada jet darat AMR26 sebelum jeda musim panas F1 berlangsung.