Ketertarikan Trabzonspor dan Sikap Tegas Manajemen Benfica
Masa depan Gianluca Prestianni di Benfica mulai memicu spekulasi menjelang bergulirnya paruh kedua musim. Pemain muda asal Argentina ini sempat menjadi sorotan publik akibat skandal ucapan homofobik kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, yang berujung pada sanksi larangan bertanding sebanyak enam laga dari UEFA.
Setelah sukses mengamankan tanda tangan bek asal Tanjung Verde, Sidny Cabral, Trabzonspor kini dilaporkan siap melayangkan penawaran resmi untuk memboyong mantan penggawa Velez Sarsfield tersebut. Klub yang finis di peringkat ketiga Liga Turki musim lalu itu menilai potensi besar yang dimiliki sang pemain mampu mendongkrak performa lini serang mereka.
Baca Juga
Meski diterpa kontroversi, peran Prestianni di atas lapangan tetap dianggap vital bagi strategi pelatih Jose Mourinho. Sepanjang musim lalu, winger berusia 20 tahun ini sukses membukukan tiga gol dan enam umpan matang dari total 41 penampilan, sebuah catatan impresif yang bahkan sempat membuat namanya masuk dalam radar pantauan pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni.
Manajemen Benfica di bawah kendali Rui Costa menegaskan tidak berniat menjual sang pemain karena kontraknya masih berjalan hingga pertengahan 2029. Di sisi lain, selain ketertarikan dari Turki, raksasa Argentina River Plate juga dikabarkan sempat mendekati sang pemain, meski Prestianni sendiri masih berambisi besar untuk mengukir prestasi di kompetisi Eropa.