Percakapan Rahasia 2020 Seret Nama Bintang Inter Milan
Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Italia setelah bek tengah Inter Milan yang juga menjadi incaran Real Madrid, Alessandro Bastoni, resmi masuk dalam pusaran penyelidikan pidana. Kejaksaan setempat memanggil Bastoni sebagai pesepak bola pertama yang diinterogasi terkait jaringan prostitusi anak bawah umur. Kasus ini membongkar kedok sebuah agensi acara dan pendamping di Cinisello Balsamo yang kerap mengatur pesta privat bagi para pemain Serie A serta klien kelas atas.
Berdasarkan laporan surat kabar La Gazzetta dello Sport, penyelidikan ini merujuk pada bukti sadapan percakapan yang terjadi pada tahun 2020 antara Bastoni dan salah satu karyawan agensi bernama Antonio Salmone. Saat peristiwa itu terjadi, Bastoni baru menginjak usia 21 tahun, sementara perempuan yang disediakan oleh agensi tersebut masih berusia 17 tahun. Salmone menjanjikan kerahasiaan penuh kepada sang pemain, bahkan menawarkan agar perempuan tersebut bisa langsung dibawa ke rumahnya.
Baca Juga
Jaksa Rosaria Stagnaro dan Wakil Jaksa Bruna Albertini yang memimpin kasus ini berfokus pada rangkaian pertemuan rahasia empat tahun lalu tersebut. Pihak SportMediaset mengonfirmasi bahwa dokumen pemberitahuan resmi telah dikirimkan kepada Bastoni, dan sang pemain dijadwalkan untuk memberikan kesaksian langsung di hadapan Kejaksaan Milan pada Jumat, 3 Juli 2026, guna mengklarifikasi isi pesan teks yang melibatkan dirinya.
Skandal ini diyakini bakal mengguncang jagat sepak bola Italia karena menyeret beberapa nama muda lainnya. Pihak kepolisian keuangan Italia, La Guardia di Finanza, kabarnya juga telah melayangkan surat panggilan kepada tiga pesepak bola Serie A lainnya, yaitu Daniel Maldini, Riccardo Calafiori, dan Kevin Bonifazi. Ketiganya tidak berstatus sebagai tersangka, melainkan dipanggil hanya sebagai saksi karena nama mereka ikut muncul dalam riwayat obrolan agensi tersebut.