Petugas FIFA dan Timnas Larang Pertanyaan Kasus Ryan Mendes
Momen memalukan terjadi ketika pelatih Tanjung Verde, Bubista, dan bek Ianique Stopira awalnya sedang antusias membagikan kisah mereka tentang laga impian melawan sang juara bertahan, Argentina. Namun, sesi tanya jawab yang semula hangat mendadak berubah mencekam setelah sejumlah jurnalis mulai mencecar pertanyaan mengenai sang kapten, Ryan Mendes, yang saat ini tengah terjerat kasus hukum berat.
Pihak moderator bertindak agresif dengan memotong pembicaraan dan menolak memberikan ruang klarifikasi hingga tiga kali berturut-turut. Aksi bungkam ini dipelopori oleh petugas pers internal tim berjuluk Tubaroes Azuis tersebut, yang kemudian didukung penuh oleh petugas media dari FIFA demi melindungi privasi skuad selama turnamen berlangsung.
Baca Juga
Sebelum ketegangan memuncak, pihak media officer Tanjung Verde sebenarnya sudah memperingatkan para jurnalis agar hanya mengajukan pertanyaan yang murni berkaitan dengan taktis pertandingan. Sikap defensif ini dipicu oleh laporan kepolisian di mana Ryan Mendes dituduh melakukan pemerkosaan terhadap seorang penerjemah saat timnya melakoni tur di Oseania pada Maret 2026 lalu.
Insiden penyensoran ini memicu gelombang kritik dari asosiasi jurnalis internasional yang menganggap badan sepak bola dunia terlalu melindungi pemain bermasalah dengan hukum. Di sisi lain, fokus persiapan Tanjung Verde dipastikan terganggu akibat turbulensi di luar lapangan ini menjelang bentrokan hidup mati melawan Lionel Messi dan kolega.