Bukti Paspor dan Rekam Medis Patahkan Tuduhan Palsu ESPN
Langkah memalukan terpaksa diambil oleh ESPN setelah mereka resmi menghapus artikel rilisan 18 Juni lalu yang mengaitkan status 'free-agent' lini pertahanan NFL, Mike Pennel, dengan kasus pembunuhan di Republik Dominika. Menggunakan sumber anonim, media tersebut sebelumnya menuduh Pennel mengenal korban yang jasadnya ditemukan di properti milik sang atlet.
Pengacara Pennel, Brian Wainger, langsung bergerak cepat menyodorkan bukti konkret berupa dokumen perjalanan, catatan perbankan, hingga data pelacakan geografis foto. Bukti tersebut memastikan bahwa kliennya sedang berada di Denver, Colorado untuk memulihkan cedera dan menandatangani kontrak dengan Atlanta Falcons saat korban menghilang pada September 2021.
Baca Juga
Pihak kuasa hukum juga meluruskan bahwa Pennel tidak pernah menjadi tersangka, tidak mengenal korban, dan justru membantu kepolisian dengan menyerahkan rekaman CCTV dari properti miliknya yang merekam para penyusup. Pengacara lokal di Republik Dominika, Cesar A. Duran, juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Pennel akan segera ditangkap.
Hingga kini, tautan klarifikasi hanya dipasang di bagian bawah halaman utama situs ESPN tanpa muncul di rubrik khusus NFL. Dampak dari blunder fatal ini membuat sejumlah media AS lainnya yang sempat mengutip laporan keliru tersebut ikut menghapus artikel dan unggahan media sosial mereka.