Kutukan Eksekutor Dadakan dalam Drama Adu Penalti
Strategi pelatih memasukkan pemain segar di menit-menit akhir babak perpanjangan waktu demi babak adu penalti ternyata menyimpan risiko fatal. Menghangatkan bangku cadangan selama 115 menit lalu mendadak harus mengeksekusi penalti dalam kondisi kaki yang masih 'dingin' justru sering berujung petaka bagi tim.
Berdasarkan data dari Opta, sebanyak delapan dari sepuluh pemain yang baru menginjakkan kaki di lapangan setelah menit ke-115 dalam laga Piala Dunia atau Euro gagal menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Statistik mengerikan ini menjadi bukti kuat bahwa menunjuk algojo dadakan tanpa adaptasi atmosfer pertandingan adalah ide yang sangat buruk.
Baca Juga
Bek Paraguay, Fabián Balbuena, menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar hitam statistik ini setelah tendangannya berhasil dimentahkan oleh kiper Jerman, Manuel Neuer. Beruntung bagi Balbuena, kegagalan tersebut tidak sampai menjegal langkah dramatis wakil Amerika Selatan itu untuk tetap melaju ke babak 16 besar.
Kasus serupa hampir saja menimpa penyerang Belanda, Justin Kluivert, yang juga gagal mengeksekusi penalti saat bersua Maroko beberapa jam setelah laga Paraguay. Beruntung, nama Kluivert luput dari rekor buruk Opta ini karena ia masuk lapangan sedikit lebih awal, tepatnya pada menit ke-113 sebelum peluit panjang berbunyi.