Ketenangan Adrien Rabiot dan Sihir Nomor 10 Milik Olise
Kemenangan telak Les Bleus atas Swedia memicu decak kagum dari berbagai pengamat sepak bola, salah satunya Grégory Poirier. Menurutnya, armada Didier Deschamps kini telah mencapai tingkat kedewasaan bermain yang luar biasa, di mana para pemain tampil klinis dan sangat menikmati setiap momen di atas lapangan hijau.
Salah satu kunci keseimbangan taktik Prancis di laga ini adalah kehadiran Adrien Rabiot di sektor tengah yang memberikan ketenangan luar biasa. Rabiot dinilai sangat pintar dalam mengelola tempo permainan, tahu kapan harus mempercepat atau memperlambat tempo, sekaligus menjaga stabilitas saat tim kehilangan bola demi memanjakan para penyerang.
Baca Juga
Selain Rabiot, keputusan Deschamps menggeser Michael Olise ke posisi playmaker murni di belakang Kylian Mbappe terbukti menjadi masterclass taktis. Olise tampil memukau layaknya sosok Zinedine Zidane baru dengan visi bermain tajam, kecepatan eksekusi, serta umpan-umpan mematikan dalam ruang sempit yang langsung meruntuhkan pertahanan berlapis lawan.
Gaya bermain Prancis di turnamen pamungkas Deschamps ini juga terhitung sangat agresif dan menghibur, bertolak belakang dengan pragmatisme yang selama ini melekat pada sang pelatih. Pada babak perempat final nanti, Les Bleus dijadwalkan menghadapi Paraguay yang diprediksi bakal mengandalkan fisik dan energi besar untuk meredam daya ledak lini serang Prancis.