Perseteruan Panas Johnny Manziel dengan Media Cleveland
Satu-satunya kabar baik dari amukan terbaru mantan quarterback Cleveland Browns, Johnny Manziel, di media sosial adalah fakta bahwa ia kini telah menghapus cuitan tersebut. Ketegangan bermula saat akun ESPN Cleveland mengunggah ulang potongan wawancara Manziel dari tahun lalu, di mana ia secara blak-blakan mengaku menyimpan dendam mendalam dan mendoakan mantan timnya itu selalu kalah total setiap musim.
Penyiar radio senior Cleveland, Tony Rizzo, langsung merespons pernyataan tersebut di udara dengan mempertanyakan alasan di balik kebencian Manziel. Rizzo menegaskan bahwa publik dan tim Cleveland tidak pernah melakukan hal buruk selain mendukung sang quarterback saat performanya menurun drastis, sehingga sikap bermusuhan yang ditunjukkan Manziel terasa sangat tidak berdasar.
Baca Juga
Merasa tersinggung, Manziel langsung membalas lewat platform X dengan melontarkan makian verbal yang sangat tabu dalam kultur Amerika Serikat sebelum akhirnya menghapus twit tersebut. Ironisnya, dalam dokumenter pribadinya di Netflix beberapa tahun lalu, pria berusia 33 tahun ini justru sempat mengaku bahwa ia sama sekali tidak pernah mempelajari rekaman video pertandingan selama dua musim membela Browns.
Karier Manziel di NFL memang berakhir tragis setelah didepak oleh Browns pada musim keduanya, dan tidak ada satu pun tim lain yang bersedia menampungnya kembali hingga saat ini. Di usianya yang kini kepala tiga, ketidakmatangan emosional ini dinilai para pengamat olahraga justru semakin menutup rapat peluangnya untuk tetap relevan di industri media olahraga.