Tantangan Cedera dan Pengawalan Ketat Nik Bonitto
Meski sukses menembus finalis penghargaan Defensive Player of the Year yang akhirnya dimenangi oleh Myles Garrett, performa Nik Bonitto sempat melandai di paruh kedua musim lalu. Pemain andalan Denver Broncos ini tercatat hanya mampu membukukan enam kali 'sack' dalam 11 pertandingan terakhirnya.
Penurunan produktivitas tersebut bukan tanpa alasan yang jelas. Bonitto harus bermain dengan balutan perban tebal menyerupai gips pada tangan kanannya sepanjang musim akibat cedera parah, sebelum akhirnya naik meja operasi untuk menyembuhkan pergelangan tangannya pada Februari lalu.
Baca Juga
Bonitto mengakui bahwa bermain dengan kondisi tangan terikat gips sangat membatasi ruang geraknya di lapangan, terutama saat harus melepaskan diri dan mencengkeram lawan. "Sangat sulit untuk meruntuhkan blokade atau memegang lawan, cedera itu benar-benar membatasi apa yang bisa saya lakukan di atas lapangan," ungkap Bonitto.
Selain faktor cedera fisik, ia juga mulai menjadi target pengawalan berlapis dari tim lawan setelah sempat tampil menggila dengan torehan 10 'sack' dalam tujuh laga beruntun. Meski mendapat tekanan yang jauh lebih berat, Bonitto tetap berhasil mengamankan tempat di skuad Pro Bowl dan All-Pro untuk musim kedua berturut-turut.