Kembalinya Sentuhan Magis Leclerc dan Strategi Menghadang Mercedes
Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil mengamankan posisi start kedua dalam sesi kualifikasi GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Ini menjadi momen kebangkitan krusial bagi pembalap asal Monako tersebut, mengingat performanya sempat merosot tajam dalam beberapa balapan terakhir. Keberhasilan ini juga sekaligus menjadi pembalasan manis Leclerc yang sukses mengungguli rekan setimnya, Lewis Hamilton, di hadapan publik tuan rumah.
Sejak gelaran GP Miami, Leclerc tercatat belum pernah lagi menyentuh garis finis di depan Hamilton pada balapan utama. Namun, perubahan setelan masif yang dilakukan setelah sesi sprint race terbukti ampuh mengembalikan kenyamanan Leclerc di dalam kokpit SF-26. Meskipun gagal meraih pole position yang diamankan oleh pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, hasil P2 ini dinilai sebagai langkah awal yang sangat positif bagi kebangkitan performa Ferrari.
Baca Juga
Leclerc mengakui bahwa ia sempat dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk mengatasi krisis kecepatannya, yaitu mengubah total gaya balapnya demi meniru gaya Hamilton atau tetap setia pada karakternya sendiri sambil mencari solusi teknis. "Saya memilih jalan kedua, tetap percaya pada apa yang berhasil di masa lalu dan memaksimalkan setiap setelan pada mobil, dan eksperimen ini terbukti membuahkan hasil yang tepat," ungkap Leclerc yang dikenal memiliki gaya balap agresif.
Melihat rekan setimnya akan start dari posisi ketiga, Lewis Hamilton menyambut baik peningkatan performa yang ditunjukkan Leclerc demi mengejar Mercedes pada balapan hari Minggu. Pembalap veteran Inggris tersebut menegaskan bahwa kerja sama tim dan strategi pit yang matang akan menjadi kunci utama bagi duo Ferrari untuk bisa menekan Antonelli sejak tikungan pertama, sekaligus memangkas jarak poin di klasemen konstruktor.