Piala Dunia 2026 Meksiko Kemanusiaan

Sisi Kelam Piala Dunia 2026: Aksi Protes Ibu Korban Hilang

BANDAR BOLA 2026-07-05 Piala Dunia 2026

Di balik kemegahan Piala Dunia 2026, komunitas ibu korban hilang di Meksiko memanfaatkan momentum turnamen untuk menyuarakan penderitaan mereka kepada dunia.

Seorang ibu membawa poster wajah anaknya yang hilang di depan kerumunan suporter Piala Dunia 2026 di Meksiko

Seorang ibu membawa poster wajah anaknya yang hilang di depan kerumunan suporter Piala Dunia 2026 di Meksiko

Suara Nyaring dari Balik Gemerlap Stadion Piala Dunia 2026

Tidak ada tim mana pun yang melakukan tekanan seintens kelompok 'las Madres de desaparecidos' (para ibu dari anak-anak yang hilang) selama gelaran Piala Dunia 2026. Dari Mexico City, Monterrey, hingga Guadalajara, mereka membentangkan foto-foto buah hati mereka di area sekitar stadion dan ruang publik. Diabaikan oleh sistem peradilan lokal serta pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum, mereka hadir untuk mengingatkan dunia akan sisi kelam Meksiko yang digerogoti korupsi dan kekerasan kartel.

Berdasarkan data Komisi Antar-Amerika untuk Hak Asasi Manusia, terdapat lebih dari 137.000 orang dinyatakan hilang di Meksiko, bahkan angka riilnya diperkirakan jauh lebih besar karena banyak keluarga takut melapor. "Stadion Azteca bisa menampung 100.000 orang, dan kita butuh setidaknya tiga stadion seperti itu untuk menampung seluruh jumlah korban," ungkap Elisabeth Mancha (52), seorang ibu yang kehilangan putranya, Axel, sejak akhir tahun 2022 lalu.

Elisabeth bahkan rela meninggalkan rumahnya selama satu setengah bulan demi menjadi 'detektif swasta' dadakan, mengumpulkan bukti yang kerap diabaikan polisi. Upaya ini sangat berisiko tinggi; bahkan beberapa rekan sesama aktivis, seperti Patricia Negrete Tafoya, tewas dibunuh secara keji pada Juni lalu demi membungkam pergerakan mereka. Pemerintah sendiri sempat menuding aksi para ibu ini sengaja dirancang untuk merusak citra negara di mata internasional selama turnamen berlangsung.

Banyak pihak menyayangkan sikap abai para bintang lapangan hijau lokal yang dinilai kehilangan momen emas untuk membuat perubahan sosial. Elisabeth menyayangkan skuad timnas Meksiko yang tidak mengenakan kaus dukungan atau menyuarakan solidaritas selama bertanding di fase grup. Perjuangan mencari keadilan ini dipastikan akan terus berlanjut ke wilayah utara, mengingat Amerika Serikat dan Kanada juga bertindak sebagai tuan rumah bersama dalam sisa agenda turnamen.

Piala Dunia 2026 Meksiko Kemanusiaan Stadion Azteca Kartel Narkoba Korupsi
L

Elmo Louhenapessy

Jurnalis Sepak Bola Senior - BANDAR BOLA

Jurnalis senior dengan pengalaman meliput turnamen internasional. Spesialis analisis pertandingan dan strategi sepak bola.