Aksi Provokatif Lima Jari Matheus Cunha Setelah Laga Sengit
Kemenangan dramatis Brasil atas Jepang dengan skor 2-1 menyisakan cerita panas di luar lapangan. Kepastian tiket ke babak 16 besar yang diraih berkat gol telat Gabriel Martinelli di menit-menit akhir pertandingan langsung disambut emosional oleh para pemain Seleção. Namun, sorotan tajam justru mengarah kepada Matheus Cunha yang dinilai menunjukkan sikap kurang terpuji kepada pendukung lawan begitu peluit panjang berbunyi.
Pemain milik Manchester United tersebut sebenarnya tampil kurang maksimal sepanjang laga dan banyak membuang peluang. Meski demikian, Cunha tetap percaya diri menghampiri tribun penonton lawan dan mengacungkan lima jari tangannya. Gestur tersebut merujuk pada koleksi lima gelar juara Piala Dunia yang dimiliki Brasil, sebuah pencapaian sejarah yang belum pernah dirasakan oleh perwakilan Asia tersebut.
Baca Juga
Aksi provokatif ini terasa cukup menyakitkan bagi pendukung Samurai Biru yang dikenal selalu tertib dan memiliki tradisi unik membersihkan stadion setelah laga usai. Kekalahan menyakitkan di detik-detik akhir pertandingan membuat para suporter Jepang harus pulang dengan kekecewaan ganda akibat ejekan bintang Seleção tersebut di tengah momen eliminasi mereka.
Sikap Cunha ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial mengenai batas sportivitas di atas lapangan hijau. Sementara itu, kubu Brasil kini harus segera mengalihkan fokus mereka karena lawan yang jauh lebih tangguh sudah menunggu di fase gugur berikutnya demi ambisi mereka menambah bintang keenam di jersey kebesaran.