Sembilan Bulan Puasa Kemenangan Tandang Jadi Mimpi Buruk El Tomba
Ibarat seorang petinju yang mampu menyudutkan lawan namun langsung goyah begitu terkena pukulan balik, begitulah gambaran performa Godoy Cruz saat ini. Setelah 17 tahun bertahan di kasta tertinggi, tim berjuluk El Tomba ini harus berjuang keras di kompetisi Primera Nacional akibat inkonsistensi taktik yang membuat mereka gagal mengunci status sebagai calon kuat peraih tiket promosi.
Perbedaan performa skuad asuhan Pablo De Muner ini terbilang sangat mencolok antara laga kandang dan tandang. Jika di markas sendiri mereka tampil perkasa, perjalanan ke luar daerah selalu berakhir menjadi mimpi buruk, termasuk kekalahan tipis 0-1 dari Estudiantes de Caseros pada pekan ke-16 yang memperpanjang catatan negatif sang pelatih baru saat melakoni laga luar kota.
Baca Juga
Statistik mencatat bahwa El Tomba belum pernah lagi memetik poin penuh di luar Mendoza sejak September tahun lalu, ketika mereka menumbangkan Platense 3-1 di Liga Profesional. Sejak momen tersebut, dari 12 lawatan ke markas lawan di kompetisi domestik, mereka hanya mampu mengemas empat hasil imbang dan menelan delapan kali kekalahan.
Kondisi ini diperparah oleh penurunan performa kolektif maupun individu pemain yang membuat jajaran tim pelatih harus memutar otak demi mengembalikan mentalitas juara tim. Terdekat, manajemen klub dikabarkan mulai mengevaluasi opsi bursa transfer paruh musim untuk menambal kelemahan sektor gelandang yang dinilai kurang kreatif saat bermain di bawah tekanan suporter lawan.