Suara Lantang Pelatih Mesir Kritik Pengabaian Isu Kemanusiaan
Tensi tinggi menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir diwarnai aksi simpatik di luar lapangan. Pelatih The Pharaohs, Hossam Hassan, menarik perhatian publik setelah memberikan penjelasan emosional terkait aksinya merayakan kelolosan tim dengan mengibarkan bendera Palestina.
Dalam sesi konferensi pers resmi, legenda sepak bola Mesir tersebut menegaskan bahwa keputusannya membawa bendera tersebut didasari oleh rasa kemanusiaan yang murni. Hassan mempertanyakan sikap dunia yang sering kali cepat bereaksi terhadap isu-isu kecil, namun justru menutup mata terhadap penderitaan ribuan nyawa di Palestina.
Baca Juga
"Siapa pun yang tidak merasakan apa-apa untuk rakyat Palestina bukanlah manusia, tidak peduli apakah dia orang Arab, Eropa, atau Amerika. Ketika ribuan manusia, anak-anak, wanita, dan pria gugur setiap hari, ini adalah aib bagi kita semua, terutama para pemimpin yang menelantarkan sesama manusia," ujar Hassan dengan nada bergetar.
Pernyataan berani ini disampaikan langsung di hadapan petugas media FIFA yang memilih untuk tidak mengintervensi jalannya konferensi pers. Ruang media bahkan sempat riuh dengan tepuk tangan dari sejumlah jurnalis setelah Hassan meminta dunia olahraga memanfaatkan sepak bola sebagai kekuatan diplomasi damai demi menegakkan rasa hormat antarmanusia.