Aturan Kode Disiplin yang Selamatkan Folarin Balogun dari Sanksi
Keputusan meloloskan Folarin Balogun agar bisa memperkuat Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang protes. Striker andalan tim tuan rumah tersebut dinilai beruntung karena tetap bisa merumput dan bahkan menjadi kreator lahirnya gol penyeimbang AS saat menghadapi Belgia, meski sebelumnya mendapat kartu merah langsung.
Balogun diusir wasit pada 1 Juli saat laga kontra Bosnia & Herzegovina akibat pelanggaran keras yang dikonfirmasi lewat VAR. Situasi memburuk karena ia tertangkap kamera kembali ke lapangan untuk merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya. Komite Disiplin FIFA menjatuhkan denda 40.000 dolar AS dan hukuman larangan bertanding satu laga, namun sanksi tersebut ditangguhkan selama satu tahun masa percobaan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA.
Baca Juga
Melalui nota resminya, FIFA juga membantah keras adanya intervensi dari pihak luar, termasuk rumor keterlibatan Presiden AS Donald Trump yang sempat mengaku ikut campur. "Lembaga yudisial FIFA bekerja secara independen sesuai statuta yang berlaku dan kartu merah dari wasit tidak pernah dibatalkan," tulis pernyataan resmi dari otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut.
Otoritas FIFA menegaskan bahwa penerapan pasal penangguhan ini sepenuhnya sah dan memiliki rekam jejak serupa pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. Balogun kini berstatus bebas bermain, namun jika ia kembali melakukan pelanggaran berat dalam kurun waktu satu tahun ke depan, hukuman akumulatif yang tertunda akan langsung diaktifkan secara otomatis.