Dugaan Pelanggaran Bendera Kuning Ancam Podium Hamilton
Nasib sial tampaknya belum beranjak dari Lewis Hamilton meski berhasil finis di urutan ketiga pada GP Inggris yang penuh drama. Pembalap gaek tim Ferrari ini kini harus harap-harap cemas menunggu keputusan steward FIA. Finis di posisi P3 di belakang bendera Safety Car terancam hangus akibat dugaan pelanggaran aturan di lintasan yang terjadi menjelang akhir balapan.
Sebelum investigasi pamungkas ini mencuat, Hamilton sebenarnya sudah sempat dijatuhi hukuman penalti lima detik akibat melakukan pelanggaran curi start (false start). Mobilnya kedapatan bergerak sedikit ke depan sebelum lampu hijau menyala. Meski demikian, Ferrari berpeluang besar mengamankan finis satu-dua setelah Kimi Antonelli mengalami kerusakan pelindung roda kiri depan dan Max Verstappen melintir ke area gravel di tikungan Stowe.
Baca Juga
Situasi menjadi kacau ketika Safety Car masuk ke lintasan yang dimanfaatkan Ferrari untuk memasukkan Charles Leclerc dan Hamilton ke dalam pit. Strategi ini membuat Hamilton keluar di posisi ketiga di belakang George Russell yang memilih bertahan. Tak lama berselang, pengawas balapan mengumumkan bahwa Hamilton masuk dalam radar pengawasan karena diduga mengabaikan kibasan bendera kuning saat periode krusial tersebut.
Balapan sempat direncanakan menyisakan satu lap terakhir untuk adu cepat, namun Safety Car kembali masuk ke lintasan tanpa alasan yang jelas hingga bendera finis berkibar. Charles Leclerc akhirnya keluar sebagai pemenang untuk pertama kalinya musim ini, disusul Russell di podium kedua dan Hamilton ketiga, sebelum akhirnya FIA merilis pengumuman investigasi resmi yang bisa mengubah komposisi akhir klasemen balapan.