Salah Pencet Tombol Setir Berujung Petaka di Pit Lane Haas
Sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Red Bull Ring dikejutkan oleh insiden mengerikan yang melibatkan pembalap muda Haas, Ryo Hirakawa. Pembalap asal Jepang tersebut salah mengantisipasi titik henti di area pit box miliknya hingga menabrak mekanik utama tim hingga terjatuh. Beruntung, sang mekanik tidak mengalami cedera serius dan bisa segera bangkit setelah insiden tersebut.
Hirakawa yang juga merupakan juara balap ketahanan dunia mengakui kelalaiannya setelah sesi berakhir dan langsung meminta maaf kepada kru tim. Pembalap yang turun sebagai rookie di FP1 ini menjelaskan bahwa dirinya salah menekan tombol pada kemudi saat hendak menghentikan mobil. Kerumitan setir jet darat Formula 1 modern disinyalir menjadi faktor utama yang membingungkan sang pembalap dalam situasi krusial tersebut.
Baca Juga
Menanggapi kejadian ini, pengamat senior Sky F1, Anthony Davidson, menegaskan bahwa FIA harus bertindak cepat dengan menerapkan regulasi baru demi melindungi para kru di pit. "Saya bersyukur mekanik tersebut baik-baik saja, namun situasinya bisa saja berakhir jauh lebih buruk. FIA perlu mewajibkan seluruh mekanik mengenakan helm pelindung karena kesalahan kecil di setir yang rumit ini bisa berdampak fatal," ujar Davidson.
Mantan pembalap W Series, Jamie Chadwick, turut menambahkan bahwa adaptasi kilat dari kokpit mobil ketahanan ke jet darat F1 memang sangat menguras fokus para pembalap muda. Jadwal latihan privat dan simulasi yang intensif sebelum akhir pekan balapan dinilai krusial agar para rookie tidak lagi gagap teknologi saat harus mengoperasikan tombol netral dan pembatas kecepatan di area pitlane yang padat.