Lima Zona Straight Mode Siap Manjakan Pembalap F1 di GP Belgia
Federasi Otomotif Internasional (FIA) telah mengonfirmasi bahwa teknologi aerodinamika aktif atau "Straight Mode" (SM) akan dapat diaktifkan pada jalur turunan tajam sebelum tikungan legendaris Eau Rouge akhir pekan ini. Langkah krusial ini menjadikan Spa-Francorchamps sebagai sirkuit kedua musim ini setelah Albert Park, Australia, yang menerapkan hingga lima zona SM sekaligus demi memaksimalkan kecepatan jet darat.
Berdasarkan peta sirkuit Spa terbaru, fitur penyesuaian sayap depan dan belakang otomatis ini akan tersebar di lima titik strategis. Zona pertama berada di lintasan lurus start/finis, disusul zona kedua di area turunan antara La Source dan Eau Rouge. Setelah melewati Raidillon, pembalap bisa mengaktifkannya lagi di trek lurus Kemmel, lalu zona keempat setelah tikungan Stavelot, dan terakhir saat melaju kencang menuju chicane Bus Stop.
Baca Juga
Keputusan menempatkan zona SM antara La Source dan Eau Rouge terbilang berani karena ini adalah pertama kalinya bagian sirkuit tersebut mengizinkan perubahan sayap bergerak sejak tahun 2013, saat DRS dilarang di sana karena faktor keselamatan. Namun, demi menjaga aspek keselamatan di era baru F1 2026 ini, FIA tetap melarang keras pembalap mengaktifkan sistem aerodinamika aktif saat melintasi kombinasi tikungan maut Eau Rouge dan Raidillon.
Tantangan nyata di Spa bukan sekadar memacu kecepatan dengan sayap yang fleksibel, melainkan manajemen daya baterai yang sangat ketat. Pembalap senior Aston Martin, Fernando Alonso, memperingatkan bahwa layout Spa sangat boros energi, di mana pembalap yang terlalu memaksakan akselerasi elektrik di sektor awal berisiko kehabisan daya sepenuhnya saat melintasi sektor kedua yang berdurasi hampir satu menit.