Koneksi Tak Terduga Lionel Scaloni dengan Sepak Bola Inggris
Jelang duel panas semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris, Lionel Scaloni berulang kali menegaskan bahwa laga ini hanyalah pertandingan sepak bola biasa. Namun, di balik ketenangannya, sang pelatih memiliki ikatan historis yang sangat kuat dengan Inggris. Dua dekade lalu, kompetisi sepak bola di negara tersebut justru menjadi batu loncatan penting yang membuka jalan baginya untuk tampil dalam satu-satunya Piala Dunia sepanjang kariernya sebagai pemain.
Kisah tersebut bermula pada hari terakhir bursa transfer Januari 2006 ketika Scaloni, yang akrab disapa "El Gringo", nekat hijrah ke West Ham United tanpa modal kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni. Keputusan kilat ini diambil setelah menerima pesan langsung dari pelatih Timnas Argentina saat itu, Jose Pekerman. Pekerman menegaskan bahwa Scaloni harus bermain reguler jika ingin masuk ke dalam daftar skuad Albiceleste yang akan terbang ke Piala Dunia Jerman 2006.
Baca Juga
Sebelum hengkang ke London, posisi Scaloni di Deportivo La Coruna kian tersisih di bawah asuhan pelatih Joaquin Caparros. Pintu menuju Jerman pun perlahan tertutup bagi sang bek lateral karena minimnya menit bermain. Beruntung, kepindahannya ke West Ham berbuah manis karena ia langsung mengemas 17 pertandingan, performa impresif yang akhirnya meyakinkan Pekerman untuk membawanya masuk ke skuad resmi turnamen akbar tersebut.
Perjalanan Scaloni di Inggris tidak selamanya berjalan mulus karena ia sempat melakukan blunder fatal pada laga final FA Cup 2006 yang berujung pada gol Liverpool dan kegagalan West Ham meraih trofi. Dampak dari kegagalan tersebut membuat kontraknya tidak diperpanjang hingga akhirnya ia terdampar di Mallorca, Spanyol, tempat di mana ia kemudian bertemu dengan wanita yang kini menjadi istrinya dan membangun keluarga kecil yang bahagia.