Investasi Jutaan Dolar Bryce Huff untuk Revolusi Keselamatan Baterai
Keputusan mengejutkan diambil oleh Bryce Huff pada Maret lalu saat ia memilih gantung sepatu dari gemerlapnya kompetisi NFL di usia yang terbilang keemasan, yaitu 27 tahun. Langkah ini langsung membawanya beralih ke fokus baru di luar lapangan hijau. Bersama kakak laki-lakinya, mantan penggawa lini pertahanan ini mendirikan sebuah perusahaan rintisan yang bertujuan untuk mengatasi bahaya fatal dari risiko ledakan serta kebakaran pada baterai lithium-ion.
Menggunakan modal dari total pendapatannya selama berkarier di NFL yang mencapai 40,6 juta dolar AS, Huff mendanai penuh operasional perusahaan yang kini telah mempekerjakan enam orang staf tersebut. Langkah ini diambil karena ia menyadari bahwa hampir semua perangkat modern saat ini, mulai dari kendaraan listrik, alat pertukangan, hingga sepeda, sangat bergantung pada baterai. Masalah utama muncul ketika satu sel baterai mengalami kerusakan atau korsleting, yang memicu reaksi berantai fatal hingga menyebabkan ledakan besar.
Baca Juga
Teknologi yang sedang dikembangkan oleh perusahaan Huff fokus pada metode pemadaman cepat tanpa melepaskan zat kimia beracun ke udara. "Belum ada produk di pasar yang bekerja seefektif formula kami, yang ramah lingkungan dan aman digunakan bagi petugas pemadam kebakaran maupun masyarakat luas," ujar Nik Tacker, selaku teknisi utama proyek tersebut. Latar belakang Huff yang sempat mendalami teknik mesin saat membela tim kampus Universitas Memphis diakuinya sangat membantu proses komunikasi dengan tim ahli.
Meski keputusan pensiun setelah enam musim membela Jets, Eagles, dan 49ers ini sempat membuat rekan setim dan ibunya terkejut, Huff mengaku sudah siap sejak lama karena menyadari karier di sepak bola Amerika sangatlah singkat. Melalui bisnis barunya ini, Huff berpotensi menyelamatkan banyak nyawa mengingat maraknya penggunaan baterai lithium-ion secara global yang membutuhkan penanganan keselamatan tingkat tinggi.