Peran Vital Tari Eason sebagai Motor Cadangan Houston Rockets
Houston Rockets bergerak cepat membenahi sektor cadangan mereka yang sempat menjadi salah satu yang terburuk di NBA musim lalu. Setelah sukses mendaratkan playmaker Marcus Smart, penembak jitu veteran Bogdan Bogdanovic, serta rookie Bruce Thornton, langkah paling krusial mereka musim panas ini adalah mempertahankan Tari Eason dengan durasi kontrak jangka panjang.
Keputusan forward berusia 25 tahun itu untuk bertahan sempat menjadi teka-teki besar setelah ia menolak tawaran fantastis di atas 100 juta dolar AS pada tahun lalu. Namun, setelah melewati pasang surut performa pada musim lalu, Eason akhirnya sepakat dengan nilai yang lebih rendah, sebuah langkah yang memberi fleksibilitas finansial bagi Rockets untuk menyusun komposisi tim.
Baca Juga
Bukan sekadar pemain '3-and-D' biasa, Eason menawarkan fleksibilitas permainan yang luar biasa dengan catatan rata-rata 10,4 poin per gim dan efektivitas tembakan tiga angka sebesar 35 persen selama empat musim berkarier di NBA. Statistik bertahannya juga sangat solid, di mana ia tidak pernah mencatatkan kurang dari satu steal dan enam rebound per gim di setiap musimnya.
Kehadiran Eason dengan etos kerja pertahanan kelas elite menjadikannya senjata mematikan dari bangku cadangan yang sangat dibutuhkan oleh pelatih. Di tengah persaingan ketat Wilayah Barat melawan tim-tim muda berbakat seperti San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder, Rockets berhasil mendapatkan pemain serbabisa dengan harga yang relatif ekonomis.